Baru Mampir, Udah Suka Sama Tulisannya

Bagi seorang blogger, atau yang sok-sok an pengen disebut blogger seperti………saya, baik yang ngeblog konsisten ataupun inkonsisten seperti………….saya, baik yang blognya ramai atau yang sepi seperti blog………….saya, kehadiran sebuah komentar menjadi kebahagiaan tersendiri. Selain traffic blog naik, juga menjadi pertanda kalau ada orang lain yang kasihan tertarik dengan tulisan kita. Juga membuktikan kalau manfaat blogwalking itu nyata adanya. Hehehe.

Berbicara mengenai komentar, ada satu jenis komentar yang akhir-akhir ini lumayan bikin (saya) jengkel. Komentar seperti apa? Betul, komentar seperti judul tulisan ini. Saya juga sering pernah mendapat komentar seperti ini. Awalnya sempat geer juga dapet komentar seperti itu. Saya pikir si komentator memang suka sama tulisan kita. Tapi saat saya ber-blogwalking ria, saya menemukan komentar-komentar serupa di blog-blog yang saya kunjungi.

Saran saya, daripada berkomentar seperti itu lebih baik tak usah berkomentar. Dengan berkunjung dan membaca tulisan nya pun saya rasa si pemilik blog sudah merasa diapresiasi. Atau kalau memang kebelet ingin meninggalkan jejak, bagikanlah artikel tersebut ke media sosial. Saya pribadi sering melakukan hal ini kalau selesai membaca sebuah tulisan tapi bingung mau berkomentar apa. Biar twitnya keliatan rapi, gunakan format yang sama setiap kali membagikan tulisan. Saya sendiri suka membagikan dengan format seperti ini (terinspirasi dari twitnya mas @anandarifqy) :

#blogwalking | oleh [isi dengan akun medsos si pemilik blog] : [judul artikel] [link blog]

Contoh:
#blogwalking | oleh @gangan_januar : Melihat PSSI bekerja http://wp.me/p20z5k-8H

Atau kalau gak mau repot membagikan ke media sosial, ada cara lain yang lebih praktis. Pertama pejamkan mata, lalu tarik nafas, buang, lakukan sebanyak tiga kali, lalu buka mata dan terakhir klik tombol “Like” (di WordPress). Praktis.

Sesaat setelah tulisan ini dipublish, tiba-tiba muncul suara entah darimana, “hih, blog sepi aja sombong nya minta ampun”.

Mohon maaf jika ada yang tersinggung, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT dan kespesialan milik martabak dan nasi goreng. #krik

47 thoughts on “Baru Mampir, Udah Suka Sama Tulisannya

  1. Hahahaha, tadi baca jdulnya q pikir isi postingannya ttg berbagai macam blog keren yang kalo di kunjungi bikin kt lgsg suka…ternyata tet tot..salah
    hehehe,tp sy suka loh baca tulisan nya walaupun baru pertama kali mampir,wkkkwk
    paling suka pas bagian akhir yang ada suara jangkrik nya *krik *krik’
    tp sy beneran suka, serius.. sy suka karena postingan tulisannya gak terlalu panjang terus lgsg kena ke inti pembahasan. siplah,, ini gak masuk komentar spam kan ya?

  2. Hahaha..halo salam kenal sebelumnya ya. Sedikit bercerita, Aku korban sih ya, bisa dibilang. Tapi aku melakukan hal yg serupa loh. Yang bikin beda, ya aku komentar dikit sama postingannya, kalo enggak ya, sekedar “nice posting” which is dari hati dan hasil aku membaca tulisan dia juga. Tipis2 mengapresiasi dan menyemangati bahwa menulis sesederhana apapun idenya, tetap layak dibaca.
    Gapapalah dikomentarin gitu, sederhana tapi sama (baiknya). Toh ya ada kolom komentar dan selagi komennya tidak kisruh kayak di platform lainnya (read: platform pemancing emosi ga jelas para komentator yg kebanyakan full of B.S), I consider it Okay. 😀

  3. 🙂
    Blog seperti ini sepi bagaimana blog saya? he he he
    Tapi saya sih blogwalking tanpa berharap orang harus BW balik karena saya murni ingin baca tulisannya.
    Kalau ada yang mau saya komentari ya komentar kalau nggak biasanya bertindak sebagai silent reader.
    Saya harap sih….teman-teman gak anggap saya sombong ga pernah BW tapi aktif di medsos he he he

  4. petuah yg bermanfaat bagi seorang newbie seperti…………………saya, hihi~ #catet
    bagi seorang blogger iseng seperti…………..saya, justru saya malah risih kalo ada yg baca haha
    maklum isi blognya curhatan semua wkwkk

  5. Baru mampir, udah suka sama tulisannya. 🙂
    Lol, nggak nggak, bercanda. Iya! Aku juga pernah dapet kayak gitu, sekali doang sih.

  6. gue tauuuu orangnya, huahahaha XD

    pernah dikomentari kaya gitu, dua kali deh, pertama baca komennya sih seneng ya, aseeek ada yang suka tapi ternyataaa di postingan berikutnya dia komen yang sama, gue bingung, nah kan nih orang udah mampir ko komennya “baru mampir,,,” lagi XD

    nyebelin sih emang, awalnya gue kunbal blognya, komen yang sesuai ama isi postingan tapi dianya komennya kaya gitu ya udah gue kunbal dengan komen yang singkat aja. mau bales gak tega juga sih.

    mending silent reader dibanding komen kaya gitu. gak menghargai yang cape-cape ngetik.

    1. Udah pada tau dan hanya bisa maklum 😀
      saya iseng-iseng liat twitternya (kalo orang yang kita maksud sama), ternyata followernya banyak, berarti trik komen begituan berhasil narik followers. hahaha *jadi ngomongin orang.

  7. Sebenarnya bagi blogger pemula seperti….. saya traffik itu tidak terlalu penting. maklum ngeblog cuma buat melatih kemampuan menulis. yang baca ya cuma beberapa orang saja, itupun kalau di baca he he he.

    kalau pingin komentar yang banyak, buat aja give away untuk komentator terbaik pasti blognya langsung banyak komentar he he instan daripada blogwalking tidak jelas.

  8. Oh si dia. Gara-gara komentar ginian saya juga jadi kepikiran buat nulis, tapi masih draf. Ternyata udah keduluan.

    Saya juga pernah komen kayak ginian, pas masih Kaskuser dulu. Niatnya emang cuma buat kejar postingan, dan hari ini saya merasa malu.

      1. Ini barusan udah komen di blognya malah. Semoga aja ngerti.

        Kalau buat postingan biasanya saya suka berbelit-belit, pakai kajian filsafat kadang-kadang dan rada sarkastis manis. Jadinya ga mungkin dibaca.

Komentar