(belum ada judul)

Siang itu selepas dzuhur,saya dan istri saya beserta sekardus mie instan menuju ke sebuah rumah tempat anak-anak yatim piatu di daerah sekelimus. Seampainya disana, saya langsung parkir motor dan mengambil mie instan yang saya simpan didepan. Saya menyusul istri yang sudah berada di depan pintu.
Tanpa menunggu lama saya ketuk pintu sambil mengucapkan salam. Diketukan dan salam yang pertama itu,belum ada yang membuka pintu. Saya pun mengetuk pintu untuk kedua kalinya. Disini pun belum ada tanda-tanda orang yang membuka pintu. Saat akan mengetuk untuk yang ketiga kalinya, dari dalam rumah tampak seorang pria (yang sepertinya pengurus rumah yatim tersebut) berlari panik sambil ngebenerin sarung dan baju koko yang belum dikancingin semuanya. Sambil membuka pintu dia menjawab salam kami dan mempersilakan kami masuk. Tak lama kemudian dari dalam rumah terlihat seorang perempuan istri si pengurus rumah yatim tersebut bergegas menuju dapur dengan kerudung yang belum terpasang sempurna.
Tanpa berlama-lama saya serahkan mie instan tadi beserta amplop berisi sedikit uang. Si pengurus tersebut menerima dengan tangan bergetar dan wajah yang masih gugup. Setelah itu kamipun bergegas pamit. Saat berjalan menuju motor,
Saya : 😀
Istri : 😀

5 thoughts on “(belum ada judul)

  1. Iya nih, saya juga pernah ke panti asuhan tapi pas lagi sepi, pengurusnya juga sepertinya lagi sibuk tapi Alhamdulillah welcome banget sama kedatangan saya, padahal saya cuma sebentar kesananya.

Komentar