Dengan Kekuatan Soda Api, Aku Menghancurkanmu

Soda Api1

Toilet mampet adalah salah satu masalah yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Efeknya dapat meluas kemana-mana, mulai dari merusak mood hingga memperbesar godaan keinginan untuk bab. Namun, sama seperti MLM yang harus dialami sebagai pelengkap hidup, masalah toilet mampet ini juga harus dialami para suami agar status suami siaga tak akan ada lagi yang meragukan.

Beberapa waktu lalu, ujian ini akhirnya menghampiri saya. Toilet di rumah tak menjalankan fungsinya dengan baik. Saat saya memencet tombol flush, air yang harusnya membentuk pusaran dan tersedot ke bawah malah menggenang begitu saja, bahasa Jermannya, ngeuyeumbeu. Saya panik, karena ini terjadi setelah saya menggunakan, yang artinya saya tak bisa mengkambinghitamkan istri atau anak.

PARAGRAF INI BERISI PROSES BAGAIMANA TOILET RUMAH BISA MAMPET. JIKA TEMAN-TEMAN MEMBACA TULISAN INI SAMBIL MAKAN, SIMPAN DULU MAKANANNYA ATAU BOOKMARK DULU HALAMAN INI UNTUK DIBACA KEMUDIAN. Saya tak ingat makanan apa yang masuk ke dalam perut saya dalam seminggu ke belakang. Yang saya sadari adalah konsistensi feses yang lebih keras dari biasanya, yang saya ketahui dari caranya dia keluar dari (maaf) lubang anus dan suara yang dihasilkan saat menghujam air, bukan dengan dipegang. Selama toilet di rumah mampet, otomatis saya harus mencari tempat lain untuk menyalurkan hasrat (buang air besar) saya. Pilihan saya jatuh pada salah satu SPBU. Dengan modus mengisi bensin, saya jajal toliet yang kebetulan kondisinya bersih. Naas, kejadian serupa kembali terjadi, feses tak kunjung mengalir walaupun sudah berkali-kali saya siram. Dengan perasaan tak enak, saya keluar dari toliet sambil berharap tak ada yang menggunakan toilet itu, setidaknya sampai saya meninggalkan SPBU.

Tak ingin terus-terusan dirundung masalah, saya memutar otak mencari jalan keluar. Oh iya, air yang menggenang di toilet saya bersihkan dengan cara terjorok, mengambil dengan gayung sedikit demi sedikit. Jalan keluar pertama yang terpikir adalah memanggil tukang sedot WC. Walaupun jobdesk-nya menyedot, mungkin mereka juga bisa menyelesaikan masalah ini karena masih berhubungan dengan bidang pekerjaan mereka. Namun niat ini saya urungkan karena takut biaya jasanya mahal.

Kalo kata @syitlab, Your Shit, My Adventure! #SedotWC #mi4i #xiaomi

A photo posted by gangan januar (@gangan_januar) on

Lalu, saya teringat kalau saya tergabung dalam grup BBM bapak-bapak komplek, yang dari segi usia, hampir semuanya di atas saya. Harapan saya, ada beberapa dari mereka yang pernah mengalami masalah ini dan mau berbagi jalan keluar. Saya lempar ย keluh kesah saya di grup, dan berbagai jawaban terlontar. Dari semua jawaban, saya jatuh hati dengan jawaban yang diberikan tetangga yang kebetulan rumahnya tak jauh dengan saya. Beliau menyarankan saya untuk menggunakan soda api.

Tak mau membuang waktu, besoknya saya segera mencari informasi mengenai keajaiban soda api ini lewat internet dan ternyata sediaan ini memang sudah biasa digunakan orang-orang yang memiliki masalah serupa dengan saya.

Lalu bagaimana soda api ini menyelesaikan masalah saya? Berikut ulasan joroknya.

SIAPKAN SODA API

Soda api dapat didapat di toko bangunan. Harganya sangat terjangkau, saya membeli dengan harga Rp. 5.000.

MASAK AIR

Biar apa? Betul, biar mateng ๐Ÿ™‚

JANGAN TERLALU BANYAK

Masukkan soda api ke dalam toilet, jangan telalu banyak setengah bungkus cukup. Lalu siram dengan air panas toliet mampet yang sudah ditambahkan soda api. Tunggu beberapa saat, kalau berhasil, kombinasi soda api dan air panas akan mendorong feses yang menghalangi saluran pembuangan. Jika belum berhasil, ulangi langkah-langkah di atas, dengan terlenih dulu mengosongkan air yang masih menggenang tadi.

TIGA HAL PENTING

Pertama, saat menyiram dengan air panas, jangan menempatkan wajah di atas toilet, karena saat disiram, soda api akan bereaksi dengan memunculkan letupan-letupan kecil. Kedua, jangan terlalu sering menggunakan soda api ini, karena dapat merusak saluran pembuangan. Ketiga, perhatikan pola makan :D.

Begitulah, silakan lanjutkan makan.

10 thoughts on “Dengan Kekuatan Soda Api, Aku Menghancurkanmu

  1. Sama kasusnya, kemarin juga toilet mampet. Pake soda api, tapi pas dilihat cuman dikit yang larut, eh pas dilihat ternyata yang bikin mampet semen yang udah mengeras, udah gak bisa lagi pake soda api, jadinya dibongkar deh toilet-nya.

      1. Curiganya dari rumah yang lagi direnovasi di belakang rumah. Sisa-sisa semen hasil nembok kebawa saluran air pembuangan (curiga air-nya meluap karena hujan gede dan juga saluran air-nya juga dangkal karena sedimentasi) dan masuk sedikit- sedikit ke saluran pembuangan rumah, dan berhubung rumah kosong beberapa hari karena mudik, jadinya semen tersebut mengeras, karena dilihat sih semennya udah ngebentuk pipa paralon buat pembuangan gitu.

        Mau komplain ke tetangga juga gak enak perasaan, tapi kalau kejadian lagi sih kayaknya bakalan komplain. Harusnya yang lagi renovasi rumah itu, dapat memperkirakan hal-hal kayak gini, supaya tidak merugikan tetangga-nya.

Komentar