#FullDaySchool

ShaQ

Tempo hari Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Anies Baswedan tak lagi mejabat Menteri Pendidikan. Posisinya digeser oleh Muhajir Effendy. 27 Juli 2017 Pak Muhajir secara resmi menjadi bagian dari kabinet kerja setelah dilantik di Istana Negara. Merasa telah ada dalam kabinet kerja, Pak Muhajir langsung membuat gebrakan dengan mewacanakan full day school atau sekolah sepanjang hari. Menurutnya, sistem ini bertujuan agar karakter anak terbangun dan tidak menjadi liar di luar sekolah saat orang tua masih bekerja.

Saya sendiri belum bisa merasakan dampak langung dari (wacana) Full day school ini. Pertama karena bangku SMP sudah saya tinggalkan hampir sepuluh tahun yang lalu. Kedua, Shaqil, anak saya masih berusia dua tahun. Memang sudah sekolah, tapi belum masuk sekolah yang termasuk dalam kategori full day.

Berikut beberapa respon tentang wacana #FullDaySchool dari Pak Muhajir ini.

Selain twit-twit di atas, di bawah ini ada dua tulisan tentang wacana full day  school ini.

Pak Anies Baswedan Apa Kabarnya, Ya?

https://fakhrurrojihasan.wordpress.com/2016/08/09/pak-anies-baswedan-apa-kabarnya-ya/

Presiden, Pilih Menteri Yanbg Memahami Anak!

http://dv.fyi/presiden-pilih-menteri-yang-memahami-anak/

Selain itu, ada orang tua murid yang membuat petisi ‘Tolak Pendidikan Full Day Di Indonesia

https://www.change.org/p/kami-tolak-pendidikan-full-day-sehari-penuh-di-indonesia-kemendikbud-ri

jadi, bagaimana pendapat teman-teman mengenai wacana #FullDaySchool ini? Tulis di kolom komentar yuk.

Sampai ketemu di #SelasaLinimasa selanjutnya 🙂

Atau punya gagasan tapi bingung mau nulis dimana, tulis di #TamuHariRabu aja.

11 thoughts on “#FullDaySchool

  1. Menurut saya, FulldaySchool bukan membuat penerus bangsa menjadi cerdas, malah membuat mereka menjadi malas untuk bersekolah. Tapi alhamdulillah akhirnya FulldaySchool dibatalkan di indonesia

  2. Saya nggak tahu deh yg beginian. Urusan politik. Di negara2 maju sih efektif seperti di singapura dan jerman. Tapi klo di indonesia, saya rasa bwlum saatnya.

  3. Fulldayschool cocok buat mereka yang gak mau repot ngurusin anak disiang hari. Kejam sekali jadi orang tua. Orang belajar sampai jam dua saja sudah kliyengan.

Komentar